Langsung ke konten utama

Daihatsu Indonesia Godok SDM

Salah satu hal yang penting untuk industri otomotif adalah soal penelitian dan proses pengembangan (R&D/Litbang). Semua ilmu terkati dasar-dasar merancang sebuah kendaraan ada di sana (transfer teknologi) dan ini yang juga dibutuhkan masyarakat Indonesia selain hanya sekedar lowongan pekerjaan saja. Jika dibanding dengan produsen mobil yang ada di Indonesia, hanya Astra Daihatsu Motor yang berkomitmen kuat untuk pembangunan R&D lokal bisa terealisasi. Namun, aktivitasnya masih minim atau belum bisa merancang satu produk utuh, dan juga beberapa sumber daya manusianya (SDM) masih menimba ilmu di Jepang sana. Selain jadi dosen, para lulusan-lulusan juga akan diikutsertakan dalam kegiaran R&D di Daihatsu Indonesia. Tim R&D-nya masih dicampur dengan perwakilan dari prinsipal Jepang. Daihatsu adalah merek pertama yang membangun Pusat Riset dan Pengembangan di Karawang. R&D Center ADM tersebut memiliki banyak fasilitas yang terdiri dari tiga bagian utama...

Toyota Pimpin Penjualan Mobil

Pabrikan Toyota memimpin dalam penjualan mobil terlaris di Indonesia hingga kuartal ketiga tahun 2017. Perusahaan asal Jepang ini berhasil menjual mobil kurang lebih 288.850 unit tahun 2017. Dengan angka penjualan yang sebanyak itu, maka market share untuk Toyota mencapai angka 35,94 persen.



Sementara itu, di posisi kedua dan posisi ketiga masih kejar-kejaran dua pabrikan yaitu Daihatsu dan Honda, yang saling bersaing. Pabrikan Daihatsu sedikit memimpin pada posisi kedua dengan hasil penjualan mencapai 140.233 unit mobil dan market share mencapai 17,45 persen tahun 2017.

Sedangkan pabrikan Honda berada di posisi ketiga dengan hasil penjualan 138.740 unit dan market share yang mencapai 17,26 persen tahun 2017. Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, hasil penjualan otomotif dari pabrik ke dealer (wholesales) untuk kendaraan roda empat di bulan September 2017 turun di angka 9,9 persen dari bulan sebelumnya, dari 97.256 unit pada bulan Agustus menjadi 87.645 unit pada September.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toyota Indonesia Lanjutkan "Recall Inflator" Takata

PT Toyota Astra Motor terus melanjutkan program untuk special service campaign untuk beberapa modelnya. Campaign Penarikan alias recall dibuat dalam rangka bentuk tanggung jawab atas Toyota terhadap masalah pada inflator airbag di Takata. Melalui campaign lanjutan untuk saat ini diharapakan proses pergantian inflator pada Takata untuk mobil Toyota yang beredar di Indonesia bisa mencapai 100 persen dapat selesai hingga akhir tahun ini.  Untuk type mobil yang kena ternyata beragam jenis. Dari jenis Toyota Corolla lansiran 2001 hingga 2012, Alphard 2010-2012, Camry 2002-2004, NAV1 2012, Vios 2006-2012, dan Yaris 2006-2012. Tetapi tidak semuanya terkena dampak, oleh karena itu untuk dapt mengetahui lebih dalam dapat langsung mengecek pada website resmi Toyota.

Daihatsu Indonesia Godok SDM

Salah satu hal yang penting untuk industri otomotif adalah soal penelitian dan proses pengembangan (R&D/Litbang). Semua ilmu terkati dasar-dasar merancang sebuah kendaraan ada di sana (transfer teknologi) dan ini yang juga dibutuhkan masyarakat Indonesia selain hanya sekedar lowongan pekerjaan saja. Jika dibanding dengan produsen mobil yang ada di Indonesia, hanya Astra Daihatsu Motor yang berkomitmen kuat untuk pembangunan R&D lokal bisa terealisasi. Namun, aktivitasnya masih minim atau belum bisa merancang satu produk utuh, dan juga beberapa sumber daya manusianya (SDM) masih menimba ilmu di Jepang sana. Selain jadi dosen, para lulusan-lulusan juga akan diikutsertakan dalam kegiaran R&D di Daihatsu Indonesia. Tim R&D-nya masih dicampur dengan perwakilan dari prinsipal Jepang. Daihatsu adalah merek pertama yang membangun Pusat Riset dan Pengembangan di Karawang. R&D Center ADM tersebut memiliki banyak fasilitas yang terdiri dari tiga bagian utama...