Salah satu hal yang penting untuk industri otomotif adalah soal penelitian dan proses pengembangan (R&D/Litbang). Semua ilmu terkati dasar-dasar merancang sebuah kendaraan ada di sana (transfer teknologi) dan ini yang juga dibutuhkan masyarakat Indonesia selain hanya sekedar lowongan pekerjaan saja. Jika dibanding dengan produsen mobil yang ada di Indonesia, hanya Astra Daihatsu Motor yang berkomitmen kuat untuk pembangunan R&D lokal bisa terealisasi. Namun, aktivitasnya masih minim atau belum bisa merancang satu produk utuh, dan juga beberapa sumber daya manusianya (SDM) masih menimba ilmu di Jepang sana. Selain jadi dosen, para lulusan-lulusan juga akan diikutsertakan dalam kegiaran R&D di Daihatsu Indonesia. Tim R&D-nya masih dicampur dengan perwakilan dari prinsipal Jepang. Daihatsu adalah merek pertama yang membangun Pusat Riset dan Pengembangan di Karawang. R&D Center ADM tersebut memiliki banyak fasilitas yang terdiri dari tiga bagian utama...
Hasil kerja ekspor Toyota sampai September tahun ini sudah melampaui dari target ekspor yang ditetapkan hingga akhir tahun 2017. Toyota menargetkan kenaikan ekspor CBU sampai akhir tahun sebesar 10 persen untuk penjualan.
Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT TMMIN Bob Azzam menjelaskan bahwa, kenaikan ekspor mobil itu disebabkan oleh perkembangan membaiknya ekonomi yang ditopang dengan naiknya harga minyak di destinasi utama, yakni kawasan Timur Tengah.
“Sekarang pemerintah di Timur Tengah, terutama Arab Saudi, lagi agresif meningkatkan ekspor kita. Arab menyumbang 35 persen dari total ekspor kami. Sedangkan kawasan Timur Tengah menyumbang 50 persen dari total ekspor,” kata Bob di Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2017.
Bob menambahkan, peningkatan ekspor itu juga ditopang kemunculan generasi terbaru dari Fortuner dan Vios. “November-Desember tahun lalu ekspor dua model ini tertunda karena ada pembaruan,” tuturnya.

Komentar
Posting Komentar