Salah satu hal yang penting untuk industri otomotif adalah soal penelitian dan proses pengembangan (R&D/Litbang). Semua ilmu terkati dasar-dasar merancang sebuah kendaraan ada di sana (transfer teknologi) dan ini yang juga dibutuhkan masyarakat Indonesia selain hanya sekedar lowongan pekerjaan saja. Jika dibanding dengan produsen mobil yang ada di Indonesia, hanya Astra Daihatsu Motor yang berkomitmen kuat untuk pembangunan R&D lokal bisa terealisasi. Namun, aktivitasnya masih minim atau belum bisa merancang satu produk utuh, dan juga beberapa sumber daya manusianya (SDM) masih menimba ilmu di Jepang sana. Selain jadi dosen, para lulusan-lulusan juga akan diikutsertakan dalam kegiaran R&D di Daihatsu Indonesia. Tim R&D-nya masih dicampur dengan perwakilan dari prinsipal Jepang. Daihatsu adalah merek pertama yang membangun Pusat Riset dan Pengembangan di Karawang. R&D Center ADM tersebut memiliki banyak fasilitas yang terdiri dari tiga bagian utama...
Toyota meyakini kehadiran Xpander serta Wuling Confero tak akan mengambil pasar Avanza saat ini yang sudah menjadi favorite mobil pilihan keluarga. Kedua mobil itu dianggap akan berhadapan dengan pabrikan Honda dengan produknya Mobilio. Hal ini disampaikan langsung oleh Executive General Manager Toyota-Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto. Dengan alasan, bentuk fisik dari Xpander yang lebih gaya dan modis, serupa dengan Honda Mobilio. Perbedaan lain yang tampak dari pemilihan roda penggerak. Untuk Avanza berpenggerak roda belakang. Untuk Mobilio dan Xpander memiliki penggerak roda di bagian depan. Perbedaan sistem pada penggerak ini membuktikan pilihan konsumen yang ingin disasar oleh produsen pabrikan tersebut. Sementara untuk Confero, lebih menyasar konsumen yang mengincar mobil kelas low cost green car atau LCGC. Mobil itu akan berhadapan dengan mobil sekelas Calya dan Sigra yang telah dijual di pasaran. Keunggulan Confero dari kedua mobil itu ada pada dime...